SUKOHARJO – Aroma masakan yang mengepul dari dapur sederhana di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, menjadi saksi bahwa pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan yang begitu erat antara prajurit TNI dan masyarakat.
Di sela kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran fisik TMMD, Senin (20/7), sejumlah anggota Satgas tampak melepas sejenak perlengkapan kerjanya untuk bergabung bersama warga menyiapkan makan siang. Ada yang membantu memotong bahan makanan, mengangkat peralatan dapur, hingga merapikan hidangan yang nantinya akan disantap bersama.
Aktivitas yang terlihat sederhana itu justru menghadirkan makna yang mendalam. Percakapan ringan diselingi tawa mencairkan suasana, menghapus sekat antara prajurit dan masyarakat. Di dapur itu, mereka bukan sekadar bekerja bersama, melainkan saling mengenal, berbagi cerita, dan memperkuat ikatan kekeluargaan.
Kebersamaan yang terbangun selama TMMD menjadi gambaran nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tumbuh melalui interaksi sehari-hari. Bukan hanya ketika mengangkat batu, mencampur adukan semen, atau membangun fasilitas desa, tetapi juga saat duduk berdampingan menyiapkan hidangan untuk dinikmati bersama.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD tidak semata diukur dari rampungnya pembangunan fisik, melainkan juga dari semakin kuatnya rasa gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Nilai-nilai itulah yang terus dipupuk selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Parangjoro.
Melalui kebersamaan yang terjalin dalam setiap aktivitas, termasuk di dapur sederhana tempat makan siang disiapkan, hubungan antara prajurit Satgas TMMD dan warga semakin kokoh. Kehangatan yang tercipta menjadi energi positif untuk menuntaskan seluruh program TMMD, sekaligus meninggalkan jejak persaudaraan yang akan tetap dikenang oleh masyarakat Desa Parangjoro.(Red/Wr).






