BANGLI – Keluarga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan pernikahan usia dini, hal ini menjadi sorotan dalam penyuluhan yang diadakan oleh Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi oleh remaja saat ini.
Pemateri berasal dari SMA Negeri 1 Susut menjelaskan bahwa pencegahan tidak hanya tanggung jawab anak-anak sendiri, tetapi juga memerlukan kontribusi aktif dari orang tua, sekolah, dan lingkungan sosial. Kolaborasi di antara mereka dianggap sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan anak.
Peserta penyuluhan didorong untuk memperkuat komunikasi dengan anak-anak mereka. Hal ini akan membantu anak-anak tidak hanya untuk fokus pada pendidikan tetapi juga untuk meraih pengembangan diri sebelum memasuki hidup berumah tangga.
Dengan adanya kerja sama antara keluarga, pendidikan, dan masyarakat, diharapkan pernikahan dini dapat ditekan. Seluruh elemen ini harus bersatu untuk memberikan peluang kepada anak-anak agar bisa meraih masa depan yang lebih cerah dan lebih berkualitas.






