Klungkung,- Krematorium Kenanga di Desa Sampalan Tengah menjadi saksi bisu ratusan masyarakat yang berkumpul untuk mengikuti proses kremasi pada Senin (21/09/26). Dalam acara penting ini, aparat keamanan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pecalang turut berperan aktif dalam memberikan pengawalan serta pengaturan untuk menjaga ketertiban.
Koptu Nengah Adnyana, yang menjabat Babinsa di Sampalan Tengah, menyatakan bahwa kremasi ini diikuti oleh warga dari empat kabupaten, yaitu Klungkung, Karangasem, Gianyar, dan Badung. Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan tradisi Ngaben yang sakral bagi masyarakat Hindu setempat.
Untuk memastikan keseluruhan proses kremasi dapat berjalan dengan aman, pengamanan ketat telah diterapkan,” jelas Nengah Adnyana. Ini merupakan langkah strategis untuk menjamin bahwa setiap aspek proses berlangsung sesuai harapan.
Apa yang menjadi fokus adalah pengaturan di pintu masuk dan keluar krematorium, guna menghindari kemacetan dan mempermudah akses. Melalui kerjasama yang baik antara semua pihak, masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam menghadiri upacara ini,” tuturnya. (Pendim 1610/Klungkung)






