HULU SUNGAI SELATAN – TNI Manunggal Membangun Desa Ke 128 Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Program TMMD juga menyentuh langsung sektor ketahanan pangan dengan menerjunkan personel membantu petani di lapangan. Minggu (26/4/26)
Salah satunya dilakukan Bintara Pembina Desa Koramil 1003-06/Simpur, Kopka Hendro yang tergabung dalam Satuan Tugas TMMD Ke 128. Kopka Hendro terpantau turun langsung ke sawah di Desa Pantai Ulin Kecamatan Simpur membantu sekaligus memberi motivasi kepada petani yang sedang melaksanakan panen padi menggunakan mesin combine harvester.
Desa Pantai Ulin dipilih sebagai pusat pelaksanaan TMMD Ke 128 Kodim 1003/HSS. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi yang menjadi penyumbang hasil panen cukup besar bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Karena itu, pendampingan kepada petani menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan TMMD kali ini.
“Sebagai seorang Babinsa, saya akan terus berupaya selalu berada di tengah masyarakat, termasuk para petani. Kehadiran kami di sawah untuk menjadi penyemangat dan motivasi agar petani tetap produktif dalam bercocok tanam,” ucap Kopka Hendro saat ditemui di lokasi panen.
TMMD Ke 128 Kodim 1003/HSS mempunyai sasaran fisik utama dalam program ini adalah perbaikan dan peningkatan mutu jalan di Desa Pantai Ulin guna membuka akses perekonomian warga. Namun, ketika melihat petani yang disebutnya sebagai “pahlawan pangan” sedang panen, Kopka Hendro tidak ragu meninggalkan sementara pekerjaan di sasaran fisik untuk ikut membantu.
“Harapan kami, dengan pendampingan ini para petani semakin termotivasi untuk kembali menanam padi di musim berikutnya. Kalau petani bisa tanam padi dua atau tiga kali setahun, tentu kesejahteraan dan peningkatan perekonomian mereka akan lebih cepat tercapai,” tutur Kopka Hendro.
Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko selaku Dansatgas TMMD Ke 128 menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam program ini, Kodim 1003/HSS bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten HSS, berkolaborasi bersama stakeholder dan instansi terkait, serta bergotong royong dengan masyarakat setempat.
“Semua pihak bergerak bersama agar program TMMD bisa rampung sesuai waktu yang telah ditentukan. Tidak hanya sasaran fisik berupa jalan, tetapi sasaran non fisik seperti penyuluhan dan pendampingan pertanian juga kami maksimalkan,” jelasnya.
Kolaborasi tersebut terlihat jelas saat proses panen. Selain personel TNI, hadir juga perangkat desa dan kelompok tani yang bersama-sama memastikan proses panen dengan combine harvester berjalan lancar. Momen ini sekaligus dimanfaatkan Babinsa untuk bersilaturahmi, menyerap aspirasi petani, dan memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat.
Kegiatan pendampingan panen padi ini selaras dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat maupun daerah. Kabupaten HSS sebagai salah satu daerah agraris di Kalimantan Selatan memiliki peran strategis dalam menjaga stok pangan.
Dengan adanya dukungan TNI melalui Babinsa dan Satgas TMMD, diharapkan indeks pertanaman di Desa Pantai Ulin dan sekitarnya dapat meningkat. Petani tidak hanya berhenti pada satu kali musim tanam, tetapi berani melanjutkan ke musim tanam kedua dan ketiga dengan memanfaatkan infrastruktur irigasi dan jalan usaha tani yang juga menjadi perhatian dalam TMMD.
TMMD Ke 128 Kodim 1003/HSS akan berlangsung selama satu bulan. Selain pembangunan jalan, program ini juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni, pembuatan MCK umum, serta berbagai penyuluhan kepada masyarakat mulai dari wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga pertanian.
“Prinsip TMMD adalah dari, oleh, dan untuk rakyat. TNI hadir untuk membantu percepatan pembangunan sekaligus memastikan masyarakat, terutama petani, merasa didampingi dan diperhatikan,” tutup Dansatgas.
@pendim1003






