TMMD Ke-128 Hadirkan Harapan Baru: Rumah Nenek Kusuma Dibangun Kembali dari Nol

Lahat – Haru dan kebahagiaan menyelimuti Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Selasa (21/4/2026). Di tengah kesederhanaan hidup, secercah harapan akhirnya hadir bagi Nenek Kusuma. Rumah tua yang selama ini menjadi tempat berteduhnya, kini dibangun kembali melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.

Rumah yang sebelumnya berdiri dalam kondisi rapuh dan jauh dari kata layak huni itu kini telah rata dengan tanah. Namun, di balik pembongkaran tersebut, justru tumbuh harapan baru. Satu per satu material lama seperti kayu lapuk, papan usang, hingga atap seng berkarat dibersihkan. Kini, proses pembangunan memasuki tahap awal dengan pembuatan pondasi menggunakan batu kali—tanda dimulainya kehidupan yang lebih layak bagi sang nenek.

Pasiter Kodim 0405/Lahat, Kapten CKE Yuliansyah, menjelaskan bahwa kondisi awal rumah memang sangat memprihatinkan dan berisiko bagi penghuninya. “Secara kasat mata, rumah tersebut sudah tidak layak huni. Karena itu, kami lakukan pembongkaran total dan mulai pembangunan dari dasar agar hasilnya benar-benar aman dan nyaman,” ujarnya, didampingi anggota Satgas TMMD, Serma Fery Iskandar.

Ia menegaskan, meskipun waktu pengerjaan terbatas hanya satu bulan sesuai jadwal TMMD, kualitas tetap menjadi prioritas utama. “Kami tidak hanya mengejar target, tetapi juga memastikan pembangunan sesuai standar teknis. Kami juga terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar tidak menyalahi aturan,” tambahnya.

Rumah tersebut diketahui dihuni oleh Nenek Kusuma bersama dua anaknya yang bekerja sebagai buruh penyadap karet. Selama ini, mereka hidup dalam keterbatasan, menempati rumah yang sudah tidak lagi aman untuk ditinggali, terutama saat hujan dan angin kencang melanda.

Dengan suara bergetar penuh syukur, Nenek Kusuma mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, doa saya akhirnya dikabulkan. Saya tidak menyangka rumah ini bisa diperbaiki seperti sekarang. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli dengan kami,” tuturnya haru.

Program TMMD ke-128 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, seperti rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di Desa Lubuk Tampang, rumah Nenek Kusuma menjadi salah satu dari lima sasaran RTLH yang direhabilitasi.

Kehadiran TMMD di tengah masyarakat desa menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program ini menghadirkan harapan, menguatkan kepedulian, dan meneguhkan semangat gotong royong.

Kini, di atas pondasi yang mulai tersusun, tersimpan mimpi baru bagi Nenek Kusuma—tentang rumah yang kokoh, nyaman, dan penuh kehangatan. Sebuah tempat yang tak hanya melindungi dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi simbol bahwa negara hadir untuk rakyatnya.

Pos terkait