Personel Yonif TP 859/RBK mendatangi SMAN 2 Mansoben untuk memberikan pelatihan khusus mengenai teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP). Program yang diberi nama SEHATI ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan kesiapsiagaan di kalangan remaja Kabupaten Supiori. Sebanyak 110 peserta didik terlibat aktif dalam sesi edukasi yang diselenggarakan pada 8 September 2026 tersebut.
Para siswa diberikan wawasan tentang bagaimana mengidentifikasi korban yang mengalami gagal napas atau henti jantung secara tiba-tiba. Selain teori, tim kesehatan militer juga membawa alat peraga untuk memastikan setiap siswa memahami prosedur penyelamatan yang benar. Kehadiran TNI di sekolah ini disambut positif sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat di luar tugas pertahanan negara.
Perwakilan sekolah, Ibu Paramita, menyatakan bahwa ilmu yang dibagikan oleh Yonif TP 859/RBK sangat aplikatif dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa sekolah sangat mendukung kegiatan yang menambah keterampilan hidup bagi para siswanya. Harapannya, para pelajar tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga cekatan dalam membantu sesama manusia.
Di sisi lain, Serda Muh Yani selaku instruktur menekankan bahwa satu tindakan kecil yang tepat dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Ia menginstruksikan para siswa untuk tetap tenang dan segera mencari bantuan medis profesional setelah melakukan pertolongan pertama. Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui jalur pendidikan dan kesehatan di tanah Papua.






