BARITO KUALA — Kobaran api kembali mengancam kawasan sekitar Pondok Pesantren Intan Ilmu, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, pada Kamis (29/10). Menghadapi tantangan tersebut, Kodim 1005/Barito Kuala segera mengerahkan kekuatan untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di lokasi tersebut. Babinsa, tim Damkar Kodim 1005/Barito Kuala, anggota Yonif TP, petugas Damkar, para relawan, serta warga setempat segera bergerak bersama menuju titik kejadian untuk segera menahan laju api agar tidak meluas.
Di lokasi kejadian, para petugas harus berjuang di bawah kendala yang tidak ringan. Karakteristik lahan gambut yang mudah kembali terbakar, disertai tiupan angin kencang yang berkali-kali mengobarkan api, serta ketersediaan air di lokasi yang terbatas menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. Luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 1 hektar berupa semak belukar, dan saat ini tim masih berada di lokasi dalam tahap pembasahan menyeluruh untuk memastikan api benar-benar padam sepenuhnya.
Sertu Salmani Babinsa Koramil 1005-07/Alalak yang langsung terjun ke lokasi penanganan, menyampaikan bahwa meskipun kondisi di lapangan cukup menantang, semangat dan kebersamaan seluruh elemen yang terlibat tidak surut sedikit pun. Beliau menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menjaga agar api tidak menjalar ke area pemukiman dan kawasan Ponpes Intan Ilmu yang berada di dekat lokasi kebakaran, sekaligus melakukan pembasahan secara teliti agar tidak ada titik api yang tersisa dan memicu kebakaran kembali.
”Memang hari ini kami dihadapkan pada kondisi yang cukup sulit. Lahan gambut, angin kencang, dan air di lokasi yang terbatas membuat kami harus bekerja lebih ekstra. Namun, melihat Babinsa, rekan-rekan Damkar, Yonif, relawan, dan warga semua bekerja sama tanpa kenal lelah, kekuatan itu yang membuat kami terus berjuang. Satu hal yang selalu kami pegang: rakyat butuh, kami hadir. Rakyat terancam, kami lindungi. Saat ini kami fokus melakukan pembasahan menyeluruh, memastikan setiap titik panas kami jangkau, sehingga api benar-benar hilang dan tidak kembali lagi. Semoga upaya kita ini dapat menjaga lingkungan dan keamanan warga Handil Bakti, khususnya Ponpes Intan Ilmu yang sangat kita cintai ini,” ujar Sertu Salmani dengan semangat di sela-sela kegiatan pemadaman.
Sertu Salmani juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan secara terbuka, mengingat kondisi cuaca dan karakteristik lahan di wilayah Barito Kuala yang sangat rawan kebakaran. Beliau menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya saat api berkobar, tetapi juga untuk terus mengajak masyarakat menjaga lingkungan hidup bersama-sama.
”Kami selalu berpesan kepada warga, mencegah tentu jauh lebih baik daripada memadamkan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama, karena lahan yang terbakar adalah milik kita bersama pula. TNI akan selalu siap siaga berdiri di barisan terdepan menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat, apa pun tantangannya,” tutur babinsa.
Saat ini tim gabungan masih berada di lokasi untuk terus memantau kondisi dan melakukan pembasahan ulang secara berkala guna mencegah terjadinya kebakaran susulan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat bersatu, segala kesulitan dapat dihadapi dan dilalui bersama demi keselamatan dan kelestarian lingkungan.
Tengah Keterbatasan Air dan Angin Kencang, Tim Gabungan Tekun Padamkan Karhutla di Handil Bakti






