Tim reaksi cepat yang melibatkan personel Kodim 1018/Gms, kepolisian, dan BPBD melakukan penanganan intensif terhadap kebakaran lahan di kawasan Gunung Mas pada Sabtu pekan ini. Area yang terbakar diketahui merupakan lahan perkebunan masyarakat yang didominasi oleh tanaman sawit dan karet.
Data di lapangan menunjukkan bahwa luas lahan yang terbakar mencapai kisaran 5 hektare, sehingga membutuhkan penanganan khusus secara kolektif. Sebanyak 26 orang yang terdiri dari aparat keamanan dan tenaga bantuan darurat bekerja sama bahu-membahu di bawah cuaca yang menantang.
Sarana prasarana pemadam kebakaran dikerahkan secara maksimal, termasuk penggunaan tandon air yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat untuk menyuplai air ke lokasi titik panas. Strategi ini terbukti efektif dalam memutus jalur penyebaran api yang dipicu oleh vegetasi kering di kebun warga.
Kolaborasi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan aparat dalam meminimalisir risiko Karhutla. Dengan padamnya api, petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya kepulan asap di area hutan atau kebun.





