Banjar – Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dusun Pangkalan, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar terus menunjukkan progres positif. Hingga Kamis (16/4/2026), pengerjaan jembatan gantung dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter telah memasuki tahap awal.
Pada tahap ini, kegiatan difokuskan pada pelangsiran material menuju titik pembangunan di aliran Sungai Pangkalan. Proses tersebut menjadi langkah krusial guna mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi pada tahap selanjutnya.
Pelaksanaan kegiatan pembangunan ini melibatkan sinergi antara berbagai unsur, yakni 9 personel TNI, 2 aparat pemerintah desa, serta 10 warga masyarakat setempat. Keterlibatan seluruh elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Pasiter Kodim 1006/Banjar, Kapten Czi Puryanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah. “Saat ini pekerjaan masih pada tahap awal, yaitu pelangsiran material. Kami optimis dengan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Dengan adanya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas warga, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Pengaron.(0909).







