TAPIN – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Burakai, Kabupaten Tapin, telah mencapai tahap pekerjaan pondasi, menandai kemajuan signifikan dalam proyek ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pada Sabtu (20/6).
Pelaksanaan pekerjaan pondasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek teknis dan kualitas konstruksi guna memastikan kekuatan serta ketahanan jembatan dalam jangka panjang.
Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses transportasi antar wilayah.
Masyarakat Desa Burakai menyambut baik pembangunan jembatan tersebut karena selama ini akses yang tersedia masih memiliki keterbatasan, terutama saat musim hujan. Dengan dibangunnya Jembatan Garuda, diharapkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Selain sebagai sarana transportasi, pembangunan jembatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan guna mendukung pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Serda M. Rohim selaku Babinsa Desa Burakai menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan Jembatan Garuda yang kini telah memasuki tahap pekerjaan pondasi. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas warga sehari-hari.
“Kami sangat mendukung pembangunan Jembatan Garuda ini. Dengan dimulainya tahap pekerjaan pondasi, kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah ditentukan.
Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memudahkan distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan menjaga proses pembangunan agar dapat berjalan dengan baik sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Desa Burakai dan sekitarnya.(1010).






