Upaya pemulihan sektor pertanian di Kelurahan Nanga Baras pascagempa bumi kini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi yang tersumbat material longsoran. Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Sertu Mustaamin, terjun langsung mengawasi jalannya pengerjaan pembersihan menggunakan alat berat ekskavator di lokasi terdampak.
Kegiatan ini diprioritaskan karena sumbatan tanah dikhawatirkan akan memutus distribusi air ke sawah-sawah milik warga yang berujung pada kegagalan panen. Oleh karena itu, percepatan pengerjaan menjadi agenda utama guna mengembalikan fungsi vital irigasi bagi ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Sambi Rampas.
Sertu Mustaamin menjelaskan bahwa kerja sama antara Babinsa, petugas pengairan, dan kelompok tani P3A menjadi kunci utama dalam menangani kerusakan infrastruktur ini. Sinergitas semua elemen diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan psikologis warga yang sempat terdampak oleh guncangan gempa beberapa waktu lalu.
Bapak Mahmud selaku perwakilan Pegawai Pengairan mengapresiasi bantuan pengamanan yang diberikan oleh Babinsa sehingga alat berat dapat bekerja maksimal tanpa kendala. Dengan terangkutnya material tanah dari saluran, aliran air kini diharapkan mulai normal kembali untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan luas di wilayah Kelurahan Nanga Baras.






