Klungkung,- Dalam upaya memperkuat toleransi dan kehidupan beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati I Made Satria secara resmi menyerahkan Lampion kepada Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) pada Jumat (09/10/26) di Ruang Rapat Praja Mandala. Acara ini juga berlangsung bersamaan dengan penyerahan surat pencatatan dari Kementerian Hukum RI untuk inovasi program SATRIA PEDULI.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 tamu undangan, termasuk Kapten Inf Dewa Ngakan Made Artasedana dari Pasiterdim 1610/Klungkung. Bupati Satria dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada umat Khonghucu atas peringatan hari lahir Nabi Khonghucu, serta menekankan bahwa acara tersebut tidak sekadar merupakan ritual keagamaan, melainkan juga sebagai bentuk penghayatan nilai-nilai luhur kemanusiaan yang harus diajarkan di tengah masyarakat Klungkung.
Menurut Bupati, tidak hanya pembangunan fisik yang penting, tetapi pembangunan moral dan spiritual juga perlu mendapat perhatian. Beliau menghargai kontribusi umat Khonghucu dalam membantu pembangunan daerah, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun ekonomi, serta menegaskan bahwa Pemkab Klungkung berkomitmen menjaga keharmonisan melalui inovasi program SATRIA PEDULI, hasil kolaborasi dengan Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan surat pencatatan untuk inovasi program SATRIA PEDULI serta Lampion kepada MAKIN Klungkung. Kapten Dewa Ngakan Artasedana menambahkan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan toleransi dan kerukunan antar agama di Kabupaten Klungkung, serta membangun masyarakat yang harmonis dan saling menghormati.






