Ketapang – Personel Koramil 1203-13/Matan Hilir Selatan (MHS) terus menunjukkan komitmennya dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.
Personel Koramil 1203-13/MHS bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman, pembasahan, serta pendinginan pada lahan yang terbakar. Upaya tersebut dilakukan secara intensif guna mencegah api menjalar dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kondisi lahan gambut yang kering menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga diperlukan penyiraman secara menyeluruh dan berulang untuk memastikan api benar-benar padam.
Danramil 1203-13/MHS Pelda Sukur Rahman mengatakan bahwa personel di lapangan terus bersinergi dengan unsur terkait dan masyarakat dalam melakukan penanganan Karhutla.
“Kami terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Sinergi seluruh unsur sangat diperlukan agar api dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke lahan lainnya maupun mendekati permukiman masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan pemadaman, personel Koramil juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla juga terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.
Melalui kerja sama TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan penanganan Karhutla dapat berjalan maksimal serta dampak kebakaran terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat dapat diminimalisir.(1203).






