Kesigapan personel TNI dari Kodim 1015/Sampit terlihat saat mereka melakukan pembasahan lahan di sektor rawan sekitar Runway Bandara H. Asan Sampit pada Kamis pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengamankan objek vital nasional dari gangguan asap yang diakibatkan oleh potensi kebakaran lahan di sekitar bandara.
Menurut keterangan resmi dari Dandim 1015/Sampit, meski api utama telah terkendali, ancaman belum sepenuhnya hilang karena adanya asap dari sisa tunggul kayu. Pembasahan ini adalah langkah preventif agar angin kencang tidak menyebarkan bara api yang masih tersimpan di dalam lapisan gambut kering.
Selain area bandara, penyisiran juga dilakukan di sepanjang Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang memiliki tingkat kerawanan serupa. Seluruh personel diinstruksikan untuk tetap berada di lokasi hingga kondisi dipastikan aman dan tingkat kelembapan lahan kembali normal.
Program pembasahan berkala ini merupakan strategi jangka pendek untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Timur. Melalui kerja sama yang solid dengan Posko Karhutla, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari dampak buruk polusi asap yang mengancam kesehatan dan aktivitas ekonomi.






