‎Kodim 1005/Barito Kuala Kerahkan Mobil Damkar dan Personel ke Desa Puntik, Jibaku Kendalikan Karhutla Agar Tak Jalar ke Pemukiman

‎Kodim 1005/Barito Kuala Kerahkan Mobil Damkar dan Personel ke Desa Puntik, Jibaku Kendalikan Karhutla Agar Tak Jalar ke Pemukiman

‎BARITO KUALA — Sebagai bentuk komitmen nyata melindungi masyarakat dan lingkungan, Kodim 1005/Barito Kuala kembali mengerahkan kekuatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Puntik, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, pada Rabu (21/10).
‎
‎Dalam aksi ini, Kodim mengerahkan satu unit mobil damkar milik satuan, didukung oleh Babinsa, tim damkar Kodim, relawan serta warga setempat yang bahu‑membahu turun ke lokasi untuk memadamkan api dan membendung penyebarannya menuju pemukiman penduduk.
‎
‎Sesampainya di lokasi, seluruh personel segera mengambil posisi dan bekerja secara terkoordinasi menyemprotkan air ke titik‑titik api, membersihkan jalur penyebaran api, serta memantau secara terus‑menerus arah pergerakan kobaran api agar tidak menjalar ke rumah‑rumah warga yang berada di dekat lokasi kejadian. Semua ini dilakukan dengan penuh kehati‑hatian mengingat kondisi medan yang berat dan potensi api muncul kembali di sekitar area yang telah terbakar.
‎
‎Pasi Ops Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Inf Sugianto menyampaikan bahwa kecepatan respon serta kekompakan menjadi kunci utama dalam upaya penyelamatan ini. “Kami segera mengerahkan mobil damkar dan personel kami begitu menerima informasi adanya karhutla di Desa Puntik, karena yang paling utama adalah mencegah api merembet ke pemukiman warga. Ini adalah tugas kami sebagai bagian dari TNI untuk berada di garis depan saat masyarakat membutuhkan,” ujar Kapten Sugianto.
‎
‎Ia juga menambahkan bahwa peran Babinsa sangat penting karena mereka paling mengenal kondisi wilayah dan dapat segera mengoordinasikan warga serta relawan untuk turut membantu dalam operasi lapangan.
‎
‎Lebih lanjut, Kapten Inf Sugianto menekankan bahwa meskipun tim telah bekerja keras, tantangan di lapangan tetap besar sehingga seluruh personel diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan diri selama bertugas.
‎
‎”Kami sangat mengapresiasi semangat para relawan dan warga yang ikut berjibaku bersama kami di lokasi. Kehadiran mereka membuat upaya kita semakin kuat, namun kami juga mengingatkan agar semua pihak tetap berhati‑hati, menghindari tindakan yang berisiko, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena hal ini dapat menjadi pemicu utama terjadinya karhutla yang membahayakan kita semua,” tambahnya.
‎
‎Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penindakan lanjutan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali berkobar. Kodim 1005/Barito Kuala akan terus berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan dan desa serta seluruh elemen masyarakat guna memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah meluasnya dampak karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala.

Pos terkait