Kodim 0105/Aceh Barat Perkuat Sinergi dengan Warga Melalui Kenduri Sawah

ACEH BARAT – Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan teritorial dan pendampingan pembangunan, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam menjaga tradisi serta kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat. Hal itu ditunjukkan Serda Maulizar, Babinsa Koramil 09/Samatiga Kodim 0105/Aceh Barat, yang menghadiri kegiatan kenduri sawah di Gampong Ladang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan kenduri sawah merupakan tradisi turun-temurun yang masih dipertahankan oleh masyarakat Aceh sebagai bentuk rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran musim tanam maupun panen yang akan datang. Tradisi tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Maulizar tampak membaur bersama tokoh masyarakat, perangkat gampong, tokoh agama, serta warga yang hadir. Mereka duduk bersama dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga di lingkungan masyarakat pedesaan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain mempererat hubungan antara TNI dan warga, keikutsertaan aparat kewilayahan dalam kegiatan budaya dinilai mampu memperkuat semangat persatuan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu.

Menurut Serda Maulizar, kenduri sawah memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat karena tidak hanya berkaitan dengan aspek pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya yang mempererat kebersamaan warga.

“Kenduri sawah adalah bagian dari tradisi yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, selain mempererat kebersamaan, juga menjadi momentum untuk mendoakan agar hasil pertanian masyarakat diberikan kelancaran dan keberkahan,” ujarnya.

Pelestarian Tradisi Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, pelestarian tradisi lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Tradisi seperti kenduri sawah tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antarwarga.

Bagi TNI AD, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan membangun komunikasi, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga stabilitas sosial di wilayah binaan.

Tokoh masyarakat Gampong Ladang mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif dalam berbagai kegiatan warga. Menurutnya, kedekatan antara aparat TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keharmonisan dan kekompakan di lingkungan desa.

“Kami berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir di setiap kegiatan warga. Dengan begitu, hubungan TNI dengan rakyat semakin harmonis dan solid,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Sementara itu, Danramil 09/Samatiga Kapten Inf Desman menegaskan bahwa Babinsa memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan warga.

“Dengan hadir di tengah masyarakat, Babinsa tidak hanya sebagai pembina wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai budaya yang positif,” tegasnya.

Melalui partisipasi dalam kegiatan kenduri sawah, Kodim 0105/Aceh Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga ketahanan wilayah, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.(0105).

Pos terkait