Karnaval Besi Jembatan Garuda, TNI dan Warga Bersatu Wujudkan Akses Baru Untuk Desa

HULU SUNGAI SELATAN – Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak begitu kuat di lokasi pembangunan Jembatan Garuda di Desa Karang Jawa Muka, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Personel Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat bahu-membahu mengangkat serta merangkai konstruksi baja utama yang akan menjadi rangka jembatan beton permanen. Jumat (26/6/26)

Momen tersebut menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam proses pembangunan. Karena kondisi medan yang tidak memungkinkan penggunaan alat berat, ratusan batang besi diangkut secara manual oleh personel TNI dan warga. Pemandangan iring iringan rangka baja yang dipikul bersama menyusuri jalan desa menjadi simbol nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Jembatan yang nantinya diberi nama Jembatan Garuda dengan ciri khas warna merah putih itu diharapkan menjadi ikon baru sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat.

Komandan Kodim 1003/HSS, Letkol Inf Ading Priyotantoko, mengatakan pembangunan jembatan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.

“Pembangunan ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Melalui semangat gotong royong, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih aman dan nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Menurut Dandim, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah yang menitik beratkan pada peningkatan konektivitas antar wilayah. Kehadiran jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pusat perekonomian.

Kodim 1003/HSS menargetkan pembangunan selesai sesuai jadwal agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Melalui karya bakti dan budaya gotong royong, TNI kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam membantu percepatan pembangunan wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sangat tinggi. Warga secara sukarela terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari menyiapkan material hingga membantu mengarahkan posisi konstruksi saat proses pemasangan. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

@pendim1003

Pos terkait