Dalam rangka meringankan beban masyarakat selama musim kemarau, jajaran TNI dari Koramil 1018-05/Tewah melakukan pengamanan bantuan air bersih. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026) ini menyasar warga di Kabupaten Gunung Mas yang mulai kesulitan mendapatkan air untuk keperluan harian. Program ini merupakan dedikasi nyata dari kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah bagi kesejahteraan masyarakatnya.
Menurut pernyataan Gubernur, ketersediaan air bersih adalah hak dasar yang wajib dijamin oleh negara terutama saat terjadi bencana alam seperti kekeringan. Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen untuk menangani segala dampak iklim secara komprehensif, tidak terbatas pada isu kebakaran saja. Strategi ini diambil untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan bagi warga terdampak.
Penyaluran bantuan di Tumbang Ampit mencapai total 8.000 liter air yang disebarkan kepada warga yang membutuhkan. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan melihat urgensi kebutuhan di setiap titik pemukiman. Pemerintah memastikan bahwa logistik bantuan akan tetap tersedia selama periode kekeringan ini berlangsung di wilayah Gunung Mas.
Tim gabungan dari pemerintah daerah dan aparat keamanan terus bersiaga untuk merespons laporan warga mengenai krisis air. Pemantauan dilakukan secara mendalam untuk menjamin efektivitas distribusi bantuan air bersih tersebut. Fokus utama dari kerja sama ini adalah memastikan setiap rumah tangga tidak mengalami kesulitan akses air yang berkepanjangan.






