Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah Serap Keluhan Pedagang dan Pembeli Soal Harga Sembako

SIMEULUE – Pergerakan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah saat berinteraksi langsung dengan pedagang dan pembeli di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Kamis (17/09/2026). Kegiatan tersebut dilakukan Serka Rahimuddin, Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Sml, Korem 012/Tu, melalui Komunikasi Sosial (Komsos).

Tidak sekadar berbincang, pertemuan dengan pedagang dan pembeli dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi keamanan di sekitar wilayah sekaligus memantau perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok. Pasar dan kios menjadi ruang bagi Babinsa untuk mendengar langsung situasi yang dirasakan masyarakat dalam aktivitas jual beli sehari-hari.

Serka Rahimuddin mengatakan, pemantauan tersebut merupakan bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi masyarakat. Interaksi secara langsung juga membuka komunikasi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan harga maupun kenyamanan warga saat berbelanja.

“Dengan turun ke pasar tersebut, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat belanja di pasar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Serka Rahimuddin juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara drastis apabila terjadi gejolak atau lonjakan harga. Ia menyebut, beberapa kebutuhan pokok memang mengalami kenaikan, namun masih dalam tahapan yang dinilai normal.

“Di dalam berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tradisional atau kios, kami menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga. Meski ada beberapa bahan sembako yang naik, itu masih dalam tahapan normal,” imbuhnya.

Sejumlah kebutuhan yang turut menjadi perhatian antara lain cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, beras, serta bahan kebutuhan pokok lainnya yang mengalami perubahan harga. Kondisi tersebut menjadi bagian dari informasi yang dihimpun Babinsa saat berinteraksi dengan masyarakat.

Menurut Serka Rahimuddin, pemantauan di pasar juga menjadi kesempatan untuk menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Informasi langsung dari pedagang maupun pembeli dapat memberikan gambaran mengenai kondisi harga bahan pokok sekaligus situasi yang dirasakan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Monitoring di pasar juga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama harga-harga bahan pokok,” pungkasnya.(0115).

Pos terkait