KUTAI TIMUR – Kapten Inf. Mardan, Danramil 0909-04/Muara Ancalong, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Pelatihan KTPA PT. KAM yang berlangsung Rabu (26/8/2026) pukul 09.00 WITA di Aula Kantor Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur.
Acara ini dimaksudkan untuk mengasah pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan pihak terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Long Mesangat.
Kegiatan juga berfungsi untuk memperkuat koordinasi antar pihak mulai dari perusahaan hingga masyarakat dan aparat penegak hukum.
Peserta yang hadir mencakup Camat Long Mesangat Rapichin, S.STD.; Danramil 0909-04/Muara Ancalong Kapten Inf. Mardan; Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Marsam, S.Pd., M.A.P.; Asisten Kepala Kebun PT. KAM Mitra; perwakilan Kapolsubsektor Long Mesangat Bripka Rizal Makmur; Kepala Desa Sika Makmur Zamal Yusuf; Kepala Desa Long Noran Didik A.; Babinsa Kecamatan Telen Sertu La Ode Darmin; Manajer CSR PT. KAM Nones; Babinsa Segoy Makmur Serda Try Mei; personel BPBD Kutai Timur; Dinas Perkebunan; anggota KTPA; serta perwakilan sejumlah desa.
Rangkaian acara dibuka dengan doa dan sambutan dari berbagai pihak sebagai pengantar sebelum materi inti.
Agenda pembukaan meliputi beberapa sambutan yang memberikan konteks bagi sesi sosialisasi dan pelatihan.
Asisten Kepala Kebun PT. KAM Mitra menegaskan pentingnya sosialisasi dan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, serta kemampuan mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan di lingkungan perusahaan.
Ia berharap peserta serius mengikuti kegiatan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di lapangan.
Dia juga mendorong peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan kerja sama antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan aparat terkait.
Di tempat sama, Danramil 0909-04/Muara Ancalong Kapten Inf. Mardan menyatakan pencegahan dan penanggulangan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama.
Menurutnya, sosialisasi dan pelatihan tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan semua peserta dalam menghadapi potensi kebakaran.
Kapten Inf. Mardan menghimbau agar masyarakat dan perusahaan tidak melakukan pembakaran lahan, kebun, atau sampah secara sembarangan karena api yang kecil bisa cepat meluas, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
“Apabila terdapat sampah atau sisa kegiatan yang perlu ditangani, agar dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran. Mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api atau kegiatan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
Danramil berharap KTPA PT. KAM makin siap dan mampu bergerak cepat dalam pencegahan serta penanggulangan Karhutla melalui pelatihan ini.
Ia juga menyatakan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus diperkuat agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.
Camat Long Mesangat Rapichin, S.STD., menyatakan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai sosialisasi serta pelatihan KTPA penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur di wilayahnya.
Camat mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kebun, maupun sampah secara sembarangan, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab semua pihak.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan wilayah Kecamatan Long Mesangat dari ancaman kebakaran. Kepada masyarakat, perusahaan, dan seluruh pihak terkait, mari kita tingkatkan kepedulian, kewaspadaan, serta koordinasi dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat,” pesannya.
Setelah sambutan, kegiatan berlanjut dengan sosialisasi dan pelatihan KTPA yang menyajikan materi tentang langkah pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan awal ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja.
Materi ditujukan agar peserta mampu melakukan tindakan cepat dan tepat serta menjalin koordinasi lebih baik dengan unsur terkait saat kondisi darurat.
Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak paham bahwa upaya pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi Karhutla; kesiapsiagaan, kepedulian, pelaporan dini, dan kerja sama lintas sektor menjadi kunci mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak besar.
Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA. Selama pelaksanaan, situasi aman, tertib, dan terkendali.(0909).






