Babinsa Pantau Banjir Pasie Raya, Luapan Krueng Teunom Rendam Tujuh Desa

Babinsa Pantau Banjir Pasie Raya, Luapan Krueng Teunom Rendam Tujuh Desa

ACEH JAYA – Luapan Sungai Krueng Teunom setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan dan permukiman menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (01/11/2026). Hingga pukul 08.30 WIB, genangan air telah meluas ke tujuh desa, bahkan mengganggu akses transportasi dan memasuki sejumlah fasilitas umum serta rumah warga.

Tujuh desa yang terdampak meliputi Desa Lhok Guci, Tuwi Kareung, Krueng Beukah, Timpleng, Pasi Teubee, Alue Krueng, dan Pulo Tinggi. Ketinggian air di badan jalan berkisar 10 hingga 45 sentimeter, sedangkan genangan di beberapa rumah warga mencapai sekitar 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda dua untuk sementara belum dapat melintas di sejumlah akses terdampak, sehingga aktivitas masyarakat mengalami hambatan.

Dampak banjir juga dirasakan pada fasilitas pelayanan masyarakat. Bangunan TK dilaporkan terendam air dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter. Kantor Desa Pulo Tinggi turut mengalami kondisi serupa dengan genangan mencapai kurang lebih 40 sentimeter. Sementara itu, berdasarkan pendataan sementara, belum terdapat laporan sawah maupun kebun jagung yang terdampak genangan. Warga juga belum dilaporkan mengungsi, sedangkan korban jiwa dan kerugian materiil hingga laporan tersebut disusun masih nihil.

Di tengah kondisi tersebut, Babinsa melakukan koordinasi dengan satuan atas dan unsur lintas sektoral untuk mendukung langkah penanganan lebih lanjut. Imbauan kepada masyarakat juga disampaikan agar tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan kawasan yang rawan terdampak luapan air. Masyarakat diminta memperhatikan perkembangan debit sungai serta mengutamakan keselamatan apabila genangan terus meningkat. Kesiapsiagaan warga menjadi perhatian karena akses jalan yang terendam dapat menyulitkan mobilitas apabila situasi memburuk.

Hingga pemantauan terakhir, cuaca di wilayah Pasie Raya masih mendung dan debit air Sungai Krueng Teunom belum menunjukkan penurunan. Belum terdapat pengungsi maupun kebutuhan bantuan logistik dan alat angkut yang dilaporkan. Situasi masih terus dipantau oleh aparat kewilayahan bersama unsur terkait. Perkembangan kondisi banjir akan menjadi perhatian dalam pemantauan berikutnya, mengingat genangan telah menyentuh permukiman, fasilitas pendidikan, dan kantor pemerintahan. Masyarakat di tujuh desa terdampak diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan sampai kondisi air benar-benar surut.(0114).

Pos terkait