Budidaya Lele Bernilai Ekonomis, Babinsa Aceh Barat Motivasi Warga Tingkatkan Produksi

ACEH BARAT – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Babinsa Koramil 04/Meureubo Kodim 0105/Aceh Barat, Serda Dasianto, melaksanakan pendampingan kepada pembudidaya ikan lele di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Kamis (18/6/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap pengembangan sektor perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi menjadi sumber protein hewani bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Serda Dasianto meninjau langsung kondisi kolam serta memberikan motivasi kepada pembudidaya agar terus meningkatkan produktivitas usahanya.

Menurut Serda Dasianto, keberhasilan budidaya ikan lele sangat ditentukan oleh perawatan kolam yang baik. Terlebih lagi pada kolam konvensional, ketersediaan air harus selalu tercukupi dan kebersihannya wajib dijaga dengan melakukan pembersihan secara berkala agar pertumbuhan ikan sehat, optimal, dan produktif yang muaranya cepat panen.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan betapa pentingnya ketepatan waktu dalam pemberian pakan guna menunjang perkembangan ikan secara maksimal. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas air kolam dengan menghindari paparan sinar matahari secara langsung yang dapat memengaruhi suhu air.

“Budidaya ikan lele ini menjadi salah satu solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah. Selain mampu memenuhi kebutuhan protein hewani, hasil panennya juga dapat menjadi penopang keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang tengah digalakkan oleh pemerintah,” ujar Serda Dasianto.

Sementara itu, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menyampaikan bahwa sektor budidaya ikan lele memiliki prospek yang sangat baik karena dapat dikembangkan sebagai usaha rumahan (home industry) yang menjanjikan.

“Budidaya ikan lele merupakan salah satu home industry yang mampu menciptakan generasi sehat melalui pemenuhan kebutuhan gizi. Di sisi lain, usaha ini juga dapat meningkatkan income atau pendapatan keluarga sehingga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian,” ungkap Danramil.

Lebih lanjut, Danramil berharap pendampingan yang dilakukan Babinsa dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha budidaya perikanan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan nasional serta Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa.(0105).

Pos terkait