BARITO KUALA – Babinsa Koramil 1005-10/Tamban, Serka M. Rochman, kembali menyalurkan bantuan tambahan nutrisi berupa telur dan susu kepada Makiatul Husna (2 tahun 8 bulan), anak asuh Koramil yang terdiagnosis menderita gizi buruk. Kegiatan bakti sosial dan kepedulian ini dilaksanakan secara langsung di kediaman anak tersebut, bertempat di Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, pada Selasa (02/06).
Makiatul Husna merupakan putri dari pasangan Sam’uni (37 tahun) dan Siti Aisah (37 tahun). Berdasarkan data kesehatan yang tercatat, anak ini memiliki berat badan hanya 8 kilogram dan tinggi badan 79 sentimeter, angka yang jauh di bawah standar pertumbuhan anak pada usia yang sama, sehingga pihak kesehatan menetapkan diagnosis gizi buruk. Kondisi ini menjadi perhatian utama Serka M. Rochman selaku Babinsa wilayah tersebut, yang kemudian menetapkan Makiatul sebagai anak asuh untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan berkelanjutan dari Koramil.
Dalam penyerahan bantuan, Serka M. Rochman menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI, khususnya Babinsa, yang selalu berupaya hadir dan peduli terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan masa depan anak-anak.
“Kami melihat kondisi Makiatul yang sangat memprihatinkan, berat dan tingginya jauh tertinggal dibandingkan anak seusianya akibat gizi buruk. Oleh karena itu, kami jadikan ia anak asuh agar bisa kami pantau, dampingi, dan bantu pemenuhan kebutuhan gizinya secara rutin. Bantuan telur dan susu ini kami berikan karena keduanya sumber protein dan gizi terbaik untuk mendukung pertumbuhan tubuh dan kecerdasan anak, harapannya berat dan tingginya bisa segera naik sesuai standar,” ujar Serka M. Rochman saat berdialog akrab dengan orang tua anak tersebut di kediamannya.
Ia menambahkan, perbaikan kondisi gizi buruk tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan butuh proses, kesabaran, dan konsistensi dalam pemberian asupan makanan bergizi serta perawatan yang tepat. “Bantuan ini akan kami berikan secara berkala sampai kondisi kesehatan Makiatul membaik. Selain memberikan bantuan materi, kami juga mengedukasi orang tua agar lebih memperhatikan pola makan dan gizi harian anak, serta mengingatkan pentingnya membawa anak ke posyandu untuk pemantauan rutin. Kami juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan desa agar penanganan lebih terpadu dan tepat sasaran,” tambahnya dengan nada penuh harap.
Serka M. Rochman juga menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga mencakup pembangunan kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya penanganan masalah gizi buruk dan stunting yang menjadi prioritas pemerintah saat ini. “Bagi kami, kesehatan anak adalah masa depan bangsa. Anak yang sehat dan bergizi baik akan menjadi generasi penerus yang kuat dan cerdas. Kami tidak akan tinggal diam melihat ada anak di wilayah kami yang mengalami kesulitan gizi. TNI selalu hadir di tengah rakyat, membantu apa yang bisa kami bantu, demi terciptanya masyarakat yang sejahtera, sehat, dan bahagia,” tegasnya.
Orang tua Makiatul Husna, Sam’uni dan Siti Aisah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan oleh Babinsa dan pihak Koramil. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, serta berjanji akan mengikuti semua saran dan arahan yang diberikan demi pemulihan kesehatan putri tercinta.
Kegiatan ini kembali menegaskan sinergi erat antara TNI dan masyarakat, serta peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak yang selalu hadir dan peka terhadap setiap permasalahan yang ada di desa, demi mewujudkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di wilayah Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala.
Babinsa Koramil Tamban Berikan Bantuan Nutrisi untuk Makiatul Husna, Anak Asuh Penderita Gizi Buruk






