Penguatan Ekonomi dan Digitalisasi Daerah Jadi Sorotan Dandim 1006/Banjar di HLM Banjarbaru

Banjarbaru – Komandan Kodim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, S.Hub.Int., M.Han menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang digelar di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Walikota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Bank Indonesia, OJK, Bank Kalsel, BPS Kota Banjarbaru serta jajaran SKPD Pemerintah Kota Banjarbaru. Forum ini membahas langkah strategis pengendalian inflasi daerah, percepatan digitalisasi transaksi pemerintah, hingga penguatan akses keuangan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, Dandim 1006/Banjar menyoroti dampak kenaikan harga BBM global terhadap sektor transportasi dan infrastruktur di Kalimantan Selatan. Selain itu, Dandim juga mempertanyakan kesiapan sistem digital perbankan apabila terjadi gangguan jaringan maupun black out yang dapat mempengaruhi pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak Bank Indonesia, OJK dan Bank Kalsel menyampaikan bahwa penguatan sistem keamanan digital terus dilakukan melalui peningkatan infrastruktur teknologi, sistem deteksi serangan siber, serta kesiapan Disaster Recovery Center (DRC) yang berada di Indonesia guna memastikan proses pemulihan layanan dapat berjalan cepat dan efektif apabila terjadi gangguan sistem.

Sementara itu, Walikota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Adha, memperkuat ketahanan pangan daerah, mempercepat implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Melalui kegiatan HLM tersebut diharapkan terbangun koordinasi dan kolaborasi yang semakin kuat antarinstansi dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah, percepatan digitalisasi layanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Banjarbaru.(1006).

Pos terkait