BARITO KUALA – Menyadari bahwa kekuatan fisik dan ketangguhan mental merupakan syarat mutlak bagi setiap prajurit TNI untuk dapat menjalankan segala tugas negara dengan baik, Kodim 1005/Barito Kuala terus melaksanakan pembinaan dan peningkatan kemampuan personel secara berkelanjutan. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) berupa latihan Ketahanan Mars atau yang dikenal dengan sebutan Hanmars, yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini dimulai dari Lapangan Apel Kodim 1005/Barito Kuala, yang beralamat di Jalan Panglima Batur No. 1, Kelurahan Ulu Banteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan latihan ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiopsdim) Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Inf Sugianto, yang bertindak selaku Komandan Latihan (Danlat). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, disiplin, dan penuh semangat, diikuti oleh para prajurit jajaran Kodim 1005/Barito Kuala dengan antusiasme tinggi. Hanmars sendiri merupakan materi latihan ketahanan berupa perjalanan kaki dalam formasi, yang dirancang khusus untuk menguji sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan fisik, daya juang, serta membentuk ketangguhan mental dan kebersamaan antar personel di bawah tekanan fisik maupun kondisi medan yang dihadapi.
Dalam arahannya di hadapan seluruh peserta latihan sebelum kegiatan dimulai, Kapten Inf Sugianto menegaskan bahwa pelaksanaan PSJM Hanmars ini bukan sekadar rutinitas fisik biasa, melainkan bagian terpenting dari pembinaan satuan untuk menjamin kesiapan operasional setiap saat. “Latihan ketahanan mars atau Hanmars ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab satuan dalam membina personel agar memiliki fisik yang prima, bugar, dan tangguh, serta mental yang baja. Seorang prajurit tidak hanya dituntut pandai dalam taktik atau penguasaan alat materiil, namun wajib memiliki fisik yang kuat dan daya tahan yang baik, karena itu adalah modal utama ketika diterjunkan ke lapangan, baik dalam tugas pertahanan keamanan maupun tugas-tugas kemanusiaan di tengah masyarakat,” ujar Kapten Inf Sugianto.
Lebih lanjut, Kapten Inf Sugianto menjelaskan bahwa materi Hanmars dipilih karena mampu menguji batas kemampuan fisik sekaligus melatih ketahanan psikis prajurit. Melalui perjalanan jarak jauh dengan berjalan kaki dalam waktu yang cukup lama, setiap personel dilatih untuk tidak mudah menyerah, mampu mengatasi rasa lelah, tetap memelihara kebersamaan dalam satu kesatuan, dan menjaga disiplin serta formasi hingga garis finis.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter prajurit yang tangguh, profesional, dan memiliki semangat pantang mundur. Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Kodim 1005/Barito Kuala benar-benar siap, mampu, dan andal menghadapi berbagai tantangan tugas, di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Fisik yang kuat akan menunjang kinerja yang maksimal, dan mental yang tangguh akan menjamin keberhasilan setiap misi yang diembankan,” tambahnya.
Selama pelaksanaan latihan, terlihat para prajurit berjalan beriringan menyusuri rute yang telah ditentukan, melewati jalanan umum maupun pinggiran pemukiman dan area terbuka. Di tengah perjalanan, semangat kebersamaan sangat terasa, di mana mereka saling menyemangati satu sama lain agar tetap kompak dan mampu menyelesaikan latihan hingga selesai. Kapten Inf Sugianto juga menekankan bahwa kegiatan ini juga sarat dengan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, mengingat dalam latihan ketahanan, kekuatan satu orang akan didukung oleh kekuatan seluruh tim.
“Kami juga ingin menanamkan jiwa korps dan rasa kebersamaan yang kuat. Di sini tidak ada yang berjalan sendirian, semua bergerak sebagai satu kesatuan. Ketahanan fisik harus dibarengi dengan kepedulian antar sesama anggota, saling bantu, dan saling dukung. Hal ini sangat penting, karena di lapangan nanti, keberhas dan keselamatan rekan seperjuangan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Kapten Inf Sugianto.
Menurutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sebagai bagian dari program pembinaan fisik dan mental satuan. Standar kemampuan jasmani militer harus tetap dijaga dan ditingkatkan, mengingat dinamika tugas TNI yang semakin beragam dan menuntut kesiapan yang tinggi setiap saat. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Pembinaan fisik dan mental akan terus kami gencarkan dengan berbagai metode dan materi latihan yang bervariasi, agar kemampuan personel tetap terjaga dan semakin meningkat. Tujuannya satu, yaitu mewujudkan prajurit Kodim 1005/Barito Kuala yang profesional, tangguh, dan selalu siap sedia melayani negara dan masyarakat, serta menjadi kekuatan pertahanan yang handal di wilayah Kalimantan Selatan ini,” pungkas Kapten Inf Sugianto mengakhiri pernyataannya.
Kegiatan PSJM Hanmars tersebut berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan seluruh peserta dinyatakan berhasil menyelesaikan rangkaian latihan dengan hasil yang memuaskan. Melalui kegiatan ini, diharapkan standar kemampuan fisik militer di lingkungan Kodim 1005/Barito Kuala semakin meningkat, terbentuk prajurit yang sehat, bugar, dan tangguh, serta semakin kokohnya jiwa korps dan persatuan antar anggota satuan.(1006).






