Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Digencarkan, KPP Mining Dapat Apresiasi Pemkab Tapin

RANTAU – Upaya mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat terus didorong Pemerintah Kabupaten Tapin. Salah satunya melalui talkshow bertema “Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Gerakan Pemilahan Sampah di Tingkat Tapak” yang digelar di Aula Kantor Bupati Tapin, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Tapin ini diikuti perwakilan dari 70 desa lokasi Program Kampung Iklim (Proklim). Sejumlah pihak turut dilibatkan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas, hingga sektor swasta.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tapin juga memberikan apresiasi kepada KPP Mining atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan Proklim di daerah. Perusahaan tersebut dinilai aktif melakukan pembinaan terhadap desa-desa binaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin menegaskan, pengelolaan sampah dari sumber menjadi langkah penting dalam mengendalikan dampak perubahan iklim.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.

Melalui pendampingan yang dilakukan, dua desa binaan KPP Mining yakni Desa Hiyung dan Desa Bitahan Baru berhasil meraih penghargaan Proklim Lestari. Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Talkshow ini juga menghadirkan narasumber dari praktisi pengelolaan sampah, termasuk perwakilan Bank Sampah Sekumpul. Mereka berbagi praktik baik terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik, hingga sistem pencatatan di tingkat desa.

Tak hanya diskusi, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada mitra pendukung serta penandatanganan komitmen bersama.
Langkah ini diharapkan memperkuat gerakan pemilahan sampah dari rumah.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program Tapin Klasik (Tanpa Air Minum Dalam Kemasan Plastik Sekali Pakai). Seluruh peserta diimbau membawa tumbler pribadi sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Dengan adanya kegiatan ini, desa-desa Proklim di Tapin diharapkan semakin aktif dalam pengelolaan sampah dari sumber, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

Pos terkait