Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng Perkuat Toleransi dan Keamanan Saat Tarawih di Kabupaten Manggarai

RUTENG – Di tengah udara malam Kota Ruteng yang dingin merengkuh, suasana hangat dan penuh kedamaian menyelimuti Masjid Jihadul Ukhro, Jalan Motang Rua, Rabu malam (26/2/2026). Ratusan umat Muslim tampak berduyun-duyun melaksanakan Sholat Tarawih dengan khidmat, menandai malam-malam penuh berkah di bulan suci Ramadan.

Menjaga nyala ibadah agar tetap tenang, dua personel Koramil 1612-01/Ruteng, Peltu Maxsi G. Laka dan Sertu Eusebio De Araujo, hadir di tengah jemaat. Kehadiran mereka bukan sekadar prosedur keamanan, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan memberikan rasa nyaman bagi warga yang sedang bersimpuh dalam doa.

Langkah pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis. Selain memantau titik-titik vital di sekitar masjid, kedua anggota Babinsa ini aktif menjalin komunikasi dengan pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di wilayah Langke Rembong.

Sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa toleransi di Kabupaten Manggarai tetap terjaga erat, di mana setiap pemeluk agama dapat menjalankan kewajibannya dengan perasaan aman.

Peltu Maxsi G. Laka mengungkapkan bahwa tugas kewilayahan di bulan Ramadan memiliki makna tersendiri. Baginya, memastikan keamanan tempat ibadah adalah bagian dari pengabdian kepada Tuhan dan negara.

“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk tanpa rasa khawatir. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai aparat kewilayahan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di momen sakral seperti bulan Ramadan,” ujar Peltu Maxsi di sela kegiatannya.

Hingga rakaat terakhir usai, pelaksanaan Sholat Tarawih di Masjid Jihadul Ukhro berjalan dengan sangat tertib dan lancar. keamanan yang terjaga bukan hanya soal ketertiban fisik, tapi tentang bagaimana rasa saling menghargai terus tumbuh menjadi fondasi kedamaian di bumi Manggarai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *