
MALANG – Pencegahan stunting memerlukan tindakan yang nyata serta koordinasi yang erat di antara seluruh lapisan masyarakat. Menjawab tantangan ini, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu menguatkan aspek nonfisik dengan melakukan sosialisasi tentang optimalisasi peran Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk membantu mengatasi stunting pada 26 Oktober 2026.
Kegiatan ini berlangsung di balai desa Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa diukur tidak hanya dari segi fisik tetapi juga kualitas kesehatan dan masa depan anak-anak. Dengan demikian, KPM memiliki peran vital dalam memonitor pertumbuhan anak, mengetahui keluarga yang perlu didampingi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya gizi serta layanan kesehatan ibu dan anak.
Optimalisasi kinerja kader menjadi langkah penting dalam memastikan upaya pencegahan stunting terlaksana secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Hubungan sinergis antara TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan konkret, bukan sekadar ajakan. Program nonfisik dari TMMD ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat serta memperkuat aspek pembangunan desa secara holistik.
Pencegahan stunting adalah tanggung jawab yang harus diemban oleh semua pihak. Diperlukan komitmen kolektif, pendampingan yang berkelanjutan, dan peran aktif kader di masyarakat agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk berkembang dengan baik dan optimal.






