Hadapi Cuaca Ekstrem, Personel Gabungan Gunung Mas Terus Siaga Karhutla

Kondisi cuaca panas yang ekstrem di Kabupaten Gunung Mas memicu munculnya beberapa titik api di kawasan hutan dan lahan warga. Menanggapi hal tersebut, tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan MPA segera bergerak cepat melakukan lokalisir api. Meski debu dan panas menyelimuti, mereka tetap bertahan di lokasi demi memastikan api tidak meluas ke area hutan lindung.

Proses pemadaman dilakukan dengan teknik pendinginan secara menyeluruh pada lahan yang terbakar untuk mencegah munculnya api bawah tanah. Para petugas berbagi peran dalam menyuplai air dan memetakan wilayah yang memiliki risiko tinggi. Kerja keras ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam Kalimantan Tengah dari kerusakan akibat kebakaran.

Dandim 1018/Gms, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, menekankan bahwa sinergi lintas sektoral adalah kunci utama keberhasilan penanganan Karhutla. Beliau berterima kasih kepada para relawan dan petugas yang telah mengorbankan waktu serta tenaga di medan yang sulit. Keberanian para personel di tengah kepungan asap menjadi inspirasi bagi upaya penyelamatan lingkungan di masa depan.

Ia juga menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk tidak memicu kebakaran baru melalui aktivitas pembakaran sampah atau lahan. Dampak buruk dari asap Karhutla sangat merugikan aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat luas. Oleh karena itu, langkah deteksi dini dan respons cepat akan selalu menjadi prioritas utama tim gabungan di Gunung Mas.

Pos terkait