Menghadapi tantangan musim kemarau yang berkepanjangan, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko menghadiri agenda Sholat Istisqa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya batiniah di samping tindakan teknis di lapangan dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang mulai mengkhawatirkan.
Ibadah yang dipimpin oleh Al Habib Ustaz Ali Ridho tersebut diikuti oleh ratusan partisipan, mulai dari pejabat tinggi TNI-Polri hingga para pelajar. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa penanganan masalah iklim di Kalimantan Tengah memerlukan persatuan dari semua elemen, baik dari sisi pemerintahan maupun masyarakat sipil.
Dalam kesempatan tersebut, para pemimpin daerah berpesan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan keajaiban alam, tetapi juga aktif melakukan pencegahan pembakaran lahan. Kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan hidup menjadi kunci utama agar bencana asap tidak kembali menghantui wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya.
TNI AD melalui Korem 102/Pjg menyatakan dukungannya terhadap seluruh kebijakan pemerintah daerah dalam mitigasi bencana kemarau. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan personel di lapangan yang bekerja sama dengan BPBD dan instansi terkait guna memastikan keamanan wilayah dari potensi gangguan lingkungan.






