SUKOHARJO – Saat Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, melaksanakan penanaman jagung di lahan kas desa, tampak semangat bahwa setiap butir benih yang masuk ke dalam tanah bukan sekadar awal sebuah tanaman tumbuh tetapi juga menjadi benih harapan bagi masa depan masyarakat.
Di tengah rangkaian pembangunan infrastruktur TMMD, Kamis (23/7), para prajurit tidak hanya berkutat dengan semen, batu, dan besi. Mereka juga menggenggam cangkul, membuka alur tanam, lalu menebarkan benih jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari jalan yang terbentang atau bangunan yang berdiri kokoh. Lahan yang produktif juga menjadi pondasi penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat, proses penanaman berlangsung penuh kebersamaan. Gotong royong menjadi tenaga utama yang menggerakkan seluruh pekerjaan, mulai dari pengolahan tanah hingga penanaman bibit.
Melalui program ini, Satgas TMMD berharap lahan kas Desa Parangjoro dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat. Hasil panen nantinya tidak hanya menjadi sumber pemasukan desa, tetapi juga menjadi simbol bahwa pembangunan yang dilakukan TMMD menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya tentang membangun yang terlihat oleh mata, melainkan juga menumbuhkan potensi yang kelak akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Red/Js).






