Turun ke Lapangan, Dandim 1612/Manggarai Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Maksimal

MANGGARAI – Kedaulatan pangan bukan sekadar isu global, melainkan langkah nyata yang dimulai dari pengelolaan lahan di daerah. Hal ini ditegaskan oleh jajaran Kodim 1612/Manggarai melalui aksi nyata di lapangan. Pada Senin (16/2/2026), Dandim 1612/Manggarai, Letkol Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., memimpin langsung anggota Makodim turun ke Demplot Kompi Produksi untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan produktif.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Sebagai garda terdepan, TNI AD di wilayah Manggarai berperan aktif memastikan ketahanan pangan daerah terjaga, sekaligus menjadi pilot project bagi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.

Di lokasi demplot, suasana penuh semangat terlihat saat Letkol Amos beserta anggotanya melakukan peninjauan mendalam. Tidak hanya sekadar memantau, Dandim turut mengecek detail perkembangan tanaman, mengevaluasi sistem irigasi, hingga memastikan sarana pendukung pertanian berfungsi optimal.

Sinergi yang dibangun dengan pemerintah daerah memastikan bahwa program ini tidak berjalan sendiri, melainkan terintegrasi secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Manggarai.

Dalam arahannya, Letkol Amos Comenius Silaban menekankan bahwa program ini adalah jawaban konkret atas tantangan kebutuhan pangan di masa depan. Menurutnya, kemandirian pangan adalah bagian tak terpisahkan dari pertahanan negara.

“Ketahanan pangan adalah fondasi kemandirian bangsa. Melalui demplot ini, kami ingin membuktikan bahwa TNI hadir dan berkontribusi nyata. Ini bukan sekadar tugas formal, tapi kerja bersama dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan rakyat kita berdaulat secara pangan,” tegas Letkol Amos.

Dandim meyakini bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada tiga hal: konsistensi, inovasi, dan semangat gotong royong. Demplot Kompi Produksi Kodim 1612/Manggarai diharapkan tidak hanya menjadi lahan hijau, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menginspirasi petani lokal untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Dengan pengelolaan yang profesional dan terukur, Kodim 1612/Manggarai optimistis wilayah binaannya akan menjadi pilar penguat ketahanan pangan di tingkat provinsi maupun nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *