TNI Hadir di Festival Budaya Aceh Jaya, Danramil 04/Krueng Sabee Diwakili Serda Masrianto

ACEH JAYA – Suasana Taman Hijau Desa Keude Krueng Sabee, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, pada Selasa (05/05/2026) tampak lebih semarak dari biasanya. Sejak pagi pukul 09.30 WIB, masyarakat mulai berdatangan untuk menyaksikan sekaligus meramaikan kegiatan Festival Kuliner dan Seni Budaya yang digelar sebagai ajang kebersamaan sekaligus pelestarian tradisi daerah.

Festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan kuliner lokal serta seni budaya yang dimiliki oleh masyarakat Aceh Jaya. Aroma makanan khas daerah, lantunan seni budaya, hingga interaksi hangat antarwarga menjadikan suasana kegiatan terasa hidup dan penuh makna.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sekitar 50 peserta dan undangan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga tokoh masyarakat. Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P, hadir langsung membuka ruang kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Turut hadir juga perwakilan DPRK Aceh Jaya Maya Lisa, S.Sos, PJ Camat Aceh Jaya Saripudin, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Dari unsur TNI, Danramil 04/Krueng Sabee diwakili oleh Serda Masrianto, sementara dari Polsek Krueng Sabee hadir Bripka Fadjeri mewakili Kapolsek. Kehadiran aparatur gampong, para tengku, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa semakin menambah lengkapnya dukungan terhadap kegiatan ini.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan tilawatil Qur’an yang menambah suasana khidmat di tengah kegiatan yang bernuansa budaya. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Keuchik Gampong, PJ Camat Krueng Sabee, dan Bupati Aceh Jaya yang menekankan pentingnya menjaga serta mengembangkan potensi budaya lokal.

Dalam sambutannya, para pejabat yang hadir memberikan apresiasi terhadap semangat masyarakat dalam melestarikan budaya dan kuliner daerah. Festival seperti ini dinilai mampu menjadi sarana mempererat hubungan sosial sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi langsung yang terjadi di lapangan menciptakan suasana yang lebih dekat dan terbuka, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih baik.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan kebersamaan antar pihak yang terlibat. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam membangun daerah.

Festival kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Aceh Jaya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan hingga selesai pada pukul 12.15 WIB.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya menikmati sajian kuliner dan pertunjukan budaya, warga juga menjadikan festival ini sebagai ruang berkumpul dan mempererat hubungan antar sesama.

Kegiatan seperti ini memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Di balik kemeriahan yang terlihat, tersimpan upaya menjaga identitas budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Kuliner tradisional yang ditampilkan juga menjadi bagian dari kekayaan daerah yang patut terus dilestarikan.

Selain itu, festival ini juga berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan sektor pariwisata lokal. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat masih menjadi kunci utama dalam membangun daerah. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan ke depan.

Dari Desa Keude Krueng Sabee, festival ini menjadi gambaran bahwa budaya dan kuliner lokal bukan hanya warisan, tetapi juga kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.(0114).

Pos terkait