
NABIRE, PAPUA TENGAH – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Papua Tengah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meneguhkan sinergitas antara TNI dan masyarakat. Setiap aktivitas di lapangan melibatkan kolaborasi antara prajurit, Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama.
Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD telah disebar ke sejumlah lokasi untuk melakukan berbagai kegiatan pembangunan. Antara lain ada yang membangun fasilitas MCK, yang lain berkontribusi dalam rehabilitasi rumah, sementara yang lainnya terlibat dalam pembangunan gedung gereja.
Dengan pendekatan kerja paralel, proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dansatgas TMMD menyatakan bahwa kebersamaan merupakan faktor yang sangat penting dalam menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan yang ditetapkan.
“Kami memastikan tidak ada proyek yang dikesampingkan, semua pekerjaan dilakukan secara bersama-sama. Jika ada yang membutuhkan tenaga tambahan, masyarakat dan anggota TNI langsung membantu satu sama lain,” tuturnya. Ia menekankan bahwa peran serta masyarakat sangat vital dalam pelaksanaan TMMD.






