Bangli – TMMD Ke-129 yang diadakan oleh Kodim 1626/Bangli berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kemandirian. Di daerah Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, program ketahanan pangan melalui budidaya pakcoy semakin dikembangkan dengan dukungan dari I Nyoman Siram yang menyediakan lahan untuk kegiatan budidaya tersebut pada Selasa (5/8/2026).
Program budidaya pakcoy ini menjadi salah satu bagian dari sasaran tambahan dalam TMMD, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lewat sektor pertanian. Pemilihan pakcoy didasarkan atas beberapa pertimbangan, seperti kemudahan dalam penanaman, nilai ekonomi yang baik, dan kemampuannya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar.
Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., sebagai Dansatgas TMMD, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus disertai dengan pemberdayaan masyarakat. “Ketahanan pangan adalah elemen yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan mengembangkan budidaya pakcoy, kami berharap agar warga dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya pertanian yang ada,” jelasnya.
I Nyoman Siram juga berharap agar inisiatif ini bisa terus berlanjut hingga setelah pelaksanaan TMMD berakhir, sehingga manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang. Kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi pilar penting untuk mencapai tujuan TMMD Ke-129, yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada penguatan ketahanan pangan.






