Tantangan Lahan Gambut dalam Penanganan Karhutla di Kotawaringin Barat

Tim gabungan di Kecamatan Kumai sedang menghadapi situasi sulit saat berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Desa Sungai Kapitan pada Selasa (8/9/2026). Meskipun asap sangat pekat, para petugas tetap bertahan di lokasi untuk memastikan api tidak menyebar luas ke wilayah sekitar.

Kendala teknis muncul akibat tebalnya lapisan gambut yang menyebabkan api tetap membara di lapisan bawah meskipun permukaan sudah terlihat padam. Diperkirakan sekitar 8 hektare lahan telah terdampak oleh bencana musiman ini dan terus dipantau secara ketat.

Operasi pemadaman ini melibatkan sinergi antara TNI, Polri, serta relawan masyarakat yang didukung oleh armada tangki air. Mesin pompa robin juga dioptimalkan untuk menyuplai air ke titik-titik yang sulit dijangkau oleh kendaraan besar.

Danramil 1014-02/Kumai, Kapten Inf Faturrachman, menyatakan bahwa timnya tidak akan ditarik sebelum area benar-benar aman. Ia juga menegaskan larangan keras bagi warga yang ingin membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berisiko di musim kering seperti sekarang.

Pos terkait