Embaloh Hilir, Kapuas Hulu – Proses pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Gereja Santo Mikael, Dusun Belatung, Desa Belatung, Kecamatan Embaloh Hilir, kini berjalan cepat berkat kerja keras anggota Satgas TMMD Reguler Perbatasan Ke-129 TA. 2026 Kodim 1206/Putussibau. Di tahap selanjutnya, anggota Satgas dan masyarakat setempat berkumpul untuk memasang waring dan melakukan pemlesteran dinding MCK agar target penyelesaian dapat tercapai.
Di pagi hari, tampak para anggota Satgas TMMD bekerja dengan penuh semangat. Beberapa dari mereka terlihat memasang waring sebagai dukungan untuk plesteran, sementara yang lain melanjutkan pemlesteran dinding secara teratur. Kerjasama antara TNI dan warga menjadi unsur penting dalam mempercepat pembangunan fasilitas sanitasi ini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Sertu Yudha Purnomo, salah satu anggota dari tim TMMD, menyampaikan bahwa proses setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan ketelitian yang tinggi untuk memastikan hasil akhir yang baik. Dengan demikian, bangunan yang dihasilkan tidak hanya kuat tetapi juga tahan lama untuk digunakan oleh masyarakat.
“Pentingnya pemasangan waring sebelum plesteran tidak bisa diabaikan, karena dapat mempengaruhi daya tahan bangunan. Kerja sama kami dengan warga sangat solid, guna memastikan proyek MCK ini cepat selesai dan segera dapat digunakan oleh jemaat Gereja Santo Mikael dan masyarakat di sekitar,” jelasnya. Selain itu, pembangunan MCK juga menunjukkan komitmen TNI dalam meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Dengan adanya semangat gotong royong, Satgas TMMD Reguler Perbatasan Ke-129 TA. 2026 Kodim 1206/Putussibau merasa yakin pembangunan MCK di Gereja Santo Mikael dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditetapkan, sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Belatung.






