SUKOHARJO – Bagi masyarakat Desa Parangjoro, pemasangan sumur bor berarti lebih dari pengeboran tanah; warga berharap fasilitas itu mempermudah kebutuhan sehari-hari dan mendukung pengembangan tanaman produktif melalui green house yang didirikan di lokasi berbeda sebagai sasaran tambahan TMMD.
Gambaran tersebut terlihat ketika Kasdipenad Brigjen Donny Pramono, S.E., M.Han., meninjau pembangunan sumur bor serta green house beserta sumur bor di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (9/8/2026). Kunjungan itu turut diikuti Plt Bupati Sukoharjo, Danrem dan rombongan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat progres fasilitas yang disiapkan bagi masyarakat. Sumur bor diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sedangkan green house diproyeksikan menjadi ruang bagi warga untuk bercocok tanam sayur dan tanaman produktif dengan dukungan sumber air.
Di hadapan Kasdipenad, Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menerangkan bahwa pengerjaan sasaran tersebut melibatkan Satgas dan warga. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun nantinya dikelola masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat setelah pelaksanaan TMMD selesai.
Kasdipenad menyampaikan apresiasi terhadap pekerjaan tersebut dan berpesan agar fasilitas dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pada akhirnya, nilai sebuah pembangunan tidak hanya ditentukan oleh selesainya pekerjaan, tetapi oleh seberapa lama fasilitas itu tetap digunakan dan dirawat oleh masyarakat.(Red/Cn).






