Penutupan TMMD ke-123 di Sukamara Dimeriahkan dengan Bakti Sosial Pembagian Sembako

Sukamara – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Sukamara berlangsung penuh makna pada Kamis (20/3/2025). Tidak hanya menjadi simbol berakhirnya program yang telah berlangsung selama satu bulan penuh, acara ini juga disempurnakan dengan kegiatan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu.

Dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Desa Natai Sedawak, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si. memimpin langsung prosesi penutupan. Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukamara, perwakilan TNI-Polri, serta berbagai pihak yang turut mendukung suksesnya TMMD ke-123.

Bakti Sosial: Wujud Kepedulian TNI untuk Masyarakat

Usai upacara, para peserta TMMD bersama masyarakat setempat melanjutkan kegiatan Baksos pembagian sembako. Pangdam XII/Tanjungpura beserta Forkopimda Sukamara turun langsung menyerahkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong-royong, yang merupakan nilai utama dalam pelaksanaan TMMD. Bantuan yang diberikan merupakan hasil kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah, dan sejumlah mitra, yang turut serta dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sukamara.

Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu, termasuk tambahan bantuan khusus yang diberikan oleh Pangdam XII/Tanjungpura untuk masyarakat Desa Nibung.

Para warga penerima sembako pun menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan mereka. Bantuan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi kesulitan ekonomi.

Harapan Pasca TMMD

Dengan berakhirnya TMMD ke-123 di Sukamara, masyarakat kini dapat menikmati hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh TNI bersama berbagai pihak. Mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan sosial melalui program non-fisik seperti penyuluhan dan bakti sosial.

Mayjen TNI Jamallulael berharap bahwa semangat kebersamaan yang telah terjalin selama TMMD dapat terus berlanjut, sehingga pembangunan daerah bisa semakin maju dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas. Kami berharap apa yang telah dilakukan selama satu bulan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Pangdam.

Dengan suksesnya TMMD ke-123, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukamara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *