Pencegahan Karhutla: Tim Mabes TNI Sosialisasi di Sangatta Utara

Pencegahan Karhutla: Tim Mabes TNI Sosialisasi di Sangatta Utara

KUTAI TIMUR – Sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) digelar Tim Karhutla Mabes TNI kepada warga Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pada Kamis (10/9/2026).

Dimulai pukul 10.00 WITA, kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Sangatta Utara dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran.

Tim narasumber yang hadir berasal dari Mabes TNI, yakni Mayor CKE Tatang Endriawan, Mayor Czi Nurkholis, dan Kapten CKE Hendiy. Acara juga dihadiri Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil 0909-01/Sangatta, Kepala Desa/Kelurahan Sangatta Utara, Ketua RT 46 Suyanto, serta warga Kelurahan Sangatta Utara.

Perwakilan Kecamatan Sangatta Utara menyatakan koordinasi penanganan Karhutla terus dilakukan bersama berbagai pihak lewat posko yang menjadi pusat koordinasi dan pemantauan potensi kebakaran.

Walaupun Kelurahan Sangatta Utara merupakan area perkotaan sehingga kelompok tani tidak banyak, terdapat kelompok tani yang mengelola lahan cukup luas sehingga perlu mendapat perhatian dalam pencegahan Karhutla.

“Untuk penanganan Karhutla di Kelurahan Sangatta Utara, kita membangun posko dan melakukan pemantauan di beberapa titik yang dianggap perlu. Mudah-mudahan tidak terjadi kebakaran,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat, terutama kelompok tani dan pendamping, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Peserta diharapkan memahami materi penyuluhan dan menyebarkannya ke masyarakat lain.

Mayor CKE Tatang Endriawan dari Mabesad menyampaikan penyuluhan ini dimaksudkan untuk memberi imbauan, meningkatkan kesadaran moral masyarakat, serta menggali masukan warga tentang kondisi dan potensi Karhutla di wilayah.

Dia menyebut kegiatan termasuk bagian dari pengerahan 1.500 personel TNI di Kalimantan untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Dia juga menyoroti kondisi serius kebakaran lahan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan yang menyebabkan kabut asap mengganggu penerbangan.

Kapten CKE Hendiy melanjutkan penyuluhan dengan menekankan pencegahan sejak dini, kepedulian lingkungan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Peserta mengikuti sesi tanya jawab untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan.

Acara ditutup dengan foto bersama, dan Tim Karhutla Mabes TNI bersama unsur terkait meninjau lahan yang sebelumnya terbakar di Sangatta Utara. Diharapkan kegiatan ini meningkatkan kesadaran kolektif sehingga potensi kebakaran dapat ditekan dan lingkungan serta aktivitas masyarakat tetap terjaga.(0909)

Pos terkait