ACEH JAYA – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Jaya menyebabkan terjadinya longsor serta pohon tumbang yang menutup badan jalan lintas Banda Aceh–Calang. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Gunung Cincrang, tepatnya di Km 132 Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Senin (06/04/2026) sekitar pukul 17.05 WIB.
Material longsor dan batang pohon yang tumbang sempat menutup sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kejadian tersebut dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang sehingga kondisi tanah menjadi labil dan tidak mampu menopang pohon yang berada di sekitar tebing jalan.
Akibatnya, pohon tersebut tumbang dan menutupi badan jalan lintas Meulaboh–Banda Aceh di kawasan Gunung Cincrang.
Meskipun demikian, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan kendaraan yang melintas di lokasi kejadian.
Menanggapi kondisi tersebut, unsur Muspika Kecamatan Setia Bakti bersama aparat keamanan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta memantau situasi di lapangan.
Selain melakukan pemantauan, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur Gunung Cincrang, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak menentu.
Pihak Muspika juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan pembersihan material longsor dan batang pohon yang menutupi badan jalan.
Upaya penanganan dilakukan secara bertahap agar arus lalu lintas dapat kembali berjalan dengan normal.
Saat ini, batang pohon yang tumbang telah mulai ditangani sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintasi jalur tersebut.
Namun demikian, sistem buka tutup masih diberlakukan untuk memastikan keselamatan para pengendara yang melintas di lokasi tersebut.
Kawasan Gunung Cincrang sendiri diketahui merupakan salah satu titik rawan longsor di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Kondisi geografis berupa perbukitan serta tebing yang berada di sepanjang jalur tersebut membuat potensi longsor dan pohon tumbang cukup tinggi.
Oleh karena itu, masyarakat maupun pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk.
Selain itu, diharapkan pihak terkait dapat melakukan pembersihan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sekitar tebing jalan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Dengan adanya penanganan cepat dari aparat serta kerja sama berbagai pihak, diharapkan kondisi lalu lintas di jalur Banda Aceh–Calang dapat kembali berjalan normal dan aman bagi para pengguna jalan.(0114).







