SUKOHARJO – Kondisi jalan usaha tani di Dusun Krajan, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol yang kerap mengalami longsor saat musim hujan menjadi kendala utama aktivitas masyarakat, sehingga mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen sering terganggu dan mereka harus mengeluarkan biaya serta tenaga lebih untuk memperbaiki kerusakan jalan secara swadaya.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo membangun talud penahan jalan sebagai salah satu sasaran fisik program TMMD, Selasa (21/7/2026). Pembangunan ini menjadi solusi agar badan jalan tetap kokoh dan dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.
Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengangkut batu, mencampur adukan semen, hingga menyusun pasangan talud. Antusiasme warga terlihat tinggi karena mereka menyadari manfaat langsung yang akan dirasakan setelah talud selesai dibangun.
Keikutsertaan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi faktor yang mempercepat proses pembangunan. Tidak hanya kaum pria yang membantu pekerjaan fisik, para ibu juga turut berpartisipasi dengan menyiapkan konsumsi bagi personel Satgas dan warga yang bekerja di lapangan.
Danramil 09/Grogol Kapten Arh Budi Sarwoko mengatakan pembangunan talud bukan sekadar pelengkap infrastruktur, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan jalan usaha tani agar tidak mudah rusak akibat pergerakan tanah maupun aliran air saat musim hujan.
Menurutnya, apabila talud dibangun dengan kualitas yang baik, maka jalan akan memiliki usia pakai yang lebih panjang sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka waktu lama.
Melalui pembangunan talud tersebut, TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kelancaran aktivitas pertanian, meningkatkan keamanan akses warga, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Red/Ap).






