NUNUKAN – Di desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Program TMMD ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0911/Nunukan menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan bukan hanya sekadar fisik. Di balik itu, ada hubungan emosional yang semakin erat antara prajurit TNI dan warga. Menjelang penutupan, ikatan tersebut mulai berganti dari kerjasama menjadi keakraban yang mendalam.
Sejak pagi hari, baik prajurit TNI maupun masyarakat terlihat bekerja bersama di lokasi proyek. Mereka terlibat langsung dalam pengangkatan material dan pembersihan area, semua demi menyelesaikan pembangunan yang akan dirasakan manfaatnya oleh warga. Dalam aktivitas ini, perbedaan status sosial dan seragam tampak tak berarti, yang ada hanya kerjasama dan kebersamaan.
Dandim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, menjelaskan bahwa TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi yang lebih penting adalah membangun harapan dan rasa kebersamaan di masyarakat. Hal ini terlihat ketika warga tidak ragu untuk membantu prajurit TNI dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan yang ada.
Saat H-1 penutupan, Desa Liang Bunyu pun merasakan perubahan signifikan pada infrastruktur, sedangkan TNI mendapatkan pengalaman serta hubungan persaudaraan yang tak ternilai. TMMD ke-129 menjadi contoh nyata bahwa pembangunan yang berarti adalah yang mampu membangun hubungan yang harmonis antara rakyat dan TNI.






