Kegiatan pembinaan personel di Yonif TP 859/RBK tidak hanya fokus pada ketangkasan fisik, tetapi juga pada penguatan spiritual dan keluarga. Pada Jumat malam di Supiori, Papua, digelar agenda video call serentak bagi prajurit setelah pelaksanaan apel malam. Inisiatif ini dimaksudkan agar prajurit mendapatkan suntikan semangat moral langsung dari orang-orang terkasih.
Komandan Batalyon, Letkol Putra Utama Ansar, menyampaikan nasihat penting tentang etika terhadap orang tua kepada seluruh anggotanya. Beliau menekankan bahwa kabar dan perhatian kecil dari seorang prajurit sangat berarti bagi keluarga yang menunggu di rumah. Danyonif berharap tidak ada prajurit yang abai hingga akhirnya menyesal ketika orang tua sudah tidak ada lagi di dunia.
Di sisi lain, aspek profesionalisme militer tetap dijunjung tinggi melalui instruksi terkait keterbukaan informasi. Prajurit diingatkan untuk selalu melaporkan setiap permasalahan yang muncul kepada pimpinan untuk dicari jalan keluarnya secara bersama-sama. Hal ini dilakukan guna mencegah beban pikiran yang bisa mengganggu fokus tugas di lapangan.
Momen silaturahmi digital ini menjadi jembatan penghubung antara tugas negara dan kerinduan pada keluarga. Meski terbatas oleh layar ponsel, tawa dan tangis haru yang pecah malam itu memberikan ketenangan batin bagi para personel. Keluarga tetap menjadi tempat pulang yang hakiki bagi setiap prajurit yang sedang berjuang di daerah penugasan.






