
PAMEKASAN – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi ajang untuk kembali menumbuhkan nilai kebersamaan di Desa Jarin, sejalan dengan nilai-nilai yang dicanangkan oleh ABRI Masuk Desa (AMD) pada tahun 1980. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga desa.
AMD yang dipelopori oleh Jenderal M. Jusuf menawarkan misi untuk memperkuat ikatan antara ABRI dan masyarakat melalui partisipasi aktif. Kesederhanaan filosofi ini mengisyaratkan bahwa anggota TNI harus berbaur dengan penduduk, terlibat langsung dalam kegiatan sehari-hari, sehingga semua orang merasa bagian dari pembangunan.
Setelah bertransformasi menjadi TMMD pasca-reformasi, semangat untuk melibatkan masyarakat tetap terjaga. Di Desa Jarin, Satgas TMMD ke-130 dari Kodim 0826/Pamekasan menjalankan filosofi ini dengan melibatkan penduduk dalam setiap kegiatan.
Pasiter Kodim 0826/Pamekasan, Kapten Chb Aman Karyoko, menjelaskan bahwa dengan mengedepankan alat sederhana, masyarakat bisa berkontribusi secara langsung, membuat mereka merasa lebih terlibat daripada sekadar menjadi penonton.






