
Pulang Pisau – Dandim 1011/Kuala Kapuas memperkuat kehadirannya dalam kunjungan kerja yang dipimpin oleh Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kasad, diiringi oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi dari BNPB, untuk meninjau kegiatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulang Pisau, pada Senin (19/10/2026). Acara berlangsung di Aula Banama Tingang, yang terletak di Jalan Trans Kalimantan, Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir.
Selama kunjungan tersebut, rombongan Kasad dan Kepala BNPB disambut oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, serta sejumlah pejabat daerah yang termasuk Kapolda Kalteng, Walikota Palangka Raya, dan lainnya, seperti Kasdam XXII/TB, Danrem 102/Panju Panjung, Bupati Pulang Pisau, dan Bupati Barito Selatan, Dandim 1011/Klk, serta Kapolres Pulang Pisau dan Kapuas beserta unsur Forkopimda.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan sambutan yang mencerminkan berbagai tantangan dalam penanganan Karhutla di Kalteng. Beberapa tantangan tersebut adalah luasnya hamparan hutan dan gambut, dampak dari fenomena El Nino, dan keterbatasan akses serta sumber-sumber air. Kerja sama antara Pemerintah Provinsi, BNPB, TNI-Polri, dan pihak lainnya, terus diperkuat, agar pemadaman yang dilakukan lebih efektif dan penanganan dampak seperti penyediaan rumah oksigen, pembagian masker, serta bantuan pangan dapat tersalurkan dengan baik.
Kasad menegaskan pentingnya upaya penanganan Karhutla, yang disebutnya sebagai aspek tugas kemanusiaan dan pertahanan wilayah yang sangat strategis. TNI AD berkomitmen penuh untuk mendukung aktivitas ini dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, baik personel maupun alutsista. Beliau mendorong peningkatan patroli hotspot oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Manggala Agni dan MPA, dengan memanfaatkan teknologi satelit serta drone, dan memanfaatkan sistem peringatan dini untuk mendeteksi titik api dengan cepat dan melakukan pemadaman segera.






