KETAPANG – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Kodim 1203/Ketapang melalui jajaran Koramil di wilayah binaan. Upaya ini difokuskan pada pencegahan meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan kondisi lingkungan.
Penanganan di lapangan mencakup pemadaman titik api serta pendinginan lahan yang telah terbakar. Personel melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali, termasuk pada bagian bawah permukaan lahan.
Proses pendinginan menjadi tahap penting setelah pemadaman. Bara yang tersembunyi di dalam material yang terbakar dapat kembali menyala apabila tidak ditangani secara menyeluruh. Karena itu, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan area terdampak tidak menyisakan sumber api.
Koordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat juga menjadi bagian dari penanganan Karhutla. Kerja sama di lapangan diperlukan untuk mendukung kelancaran pemadaman, mempercepat penyampaian informasi, serta menjaga keselamatan personel selama bertugas.
Di sisi pencegahan, Kodim 1203/Ketapang melalui jajaran Koramil turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada Babinsa atau aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.
Kewaspadaan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas. Informasi yang disampaikan sejak awal dapat membantu mempercepat penanganan dan mengurangi risiko kebakaran terhadap lahan di sekitarnya.
Upaya penanganan dan pencegahan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga lingkungan di wilayah Ketapang. Kodim 1203/Ketapang mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan sekitar, menghindari pembakaran lahan, dan segera melaporkan potensi kebakaran demi melindungi lingkungan serta aktivitas warga.(1203).






