Kodim 0115/Simeulue Gelar Pembinaan Karakter ASN Guna Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

SIMEULUE – Di tengah tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, penguatan karakter dan integritas aparatur menjadi fondasi penting agar roda pemerintahan tetap berjalan solid. Berangkat dari semangat tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 0115/Simeulue menggelar kegiatan Penguatan Karakter Kebangsaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (23/07/2026).

Bertempat di Aula Sanggamara Makodim 0115/Sml, kegiatan ini dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0115/Sml, Letkol Arm Qomaruz Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan karakter ASN sangat vital untuk menciptakan aparatur yang tangguh dan memegang teguh tanggung jawab.

“Tujuannya adalah agar ASN mampu memberikan dukungan yang nyata dan efektif, baik dalam membantu menyukseskan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat maupun dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim berpesan agar kegiatan ini semakin mempererat rasa persatuan dan kesatuan antara TNI AD dan instansi pemerintah. Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan nilai kedisiplinan dan loyalitas sebagai kebiasaan dalam budaya kerja sehari-hari.

“Sadarilah bahwa setiap tugas dan pekerjaan, sekecil apa pun itu, adalah wujud sumbangsih nyata bagi kemakmuran negara. Semoga apa yang kita laksanakan pagi ini memberikan manfaat, memperkuat semangat kebangsaan, dan memperkokoh tekad kita untuk terus bekerja sama demi kejayaan Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil Kecamatan Semanding menegaskan bahwa sinergitas antara institusi TNI dan aparatur pemerintah merupakan fondasi utama dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan kebangsaan saat ini.

“ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik dan penggerak birokrasi, ketika bersinergi dan satu frekuensi dengan TNI, akan menciptakan kekuatan moral sekaligus kekuatan operasional yang luar biasa bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa wawasan kebangsaan yang tertanam kuat akan menjadi benteng bagi aparatur dari berbagai ancaman degradasi integritas.

“Kita tidak sekadar bekerja untuk menjalankan rutinitas birokrasi, melainkan sedang mengemban amanah konstitusi. Kolaborasi tanpa sekat ini adalah kunci untuk memastikan setiap program pembangunan dan kebijakan negara hadir membawa rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(0115).

Pos terkait