Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya kembali menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di dua wilayah teritorialnya, yakni Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.
Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa yang dinilai krusial untuk menunjang mobilitas dan aktivitas masyarakat, sekaligus pelaksanaan program unggulan nonfisik guna meningkatkan kualitas hidup warga perdesaan.
“TMMD ke-127 mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa. Program ini dirancang agar benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Mayjen TNI Ujang Darwis di Palembang, Rabu (21/01/2026).
Ia menjelaskan, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) telah menunjuk dua satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya sebagai pelaksana TMMD ke-127, yakni Kodim 0430/Banyuasin di bawah Korem 044/Garuda Dempo serta Kodim 0432/Bangka Selatan di bawah Korem 045/Garuda Jaya. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari total 50 Kodim pelaksana TMMD di seluruh Indonesia.
Menurut Pangdam, kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab besar bagi masing-masing Kodim untuk mengoptimalkan potensi wilayah melalui sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Dengan perencanaan yang matang serta koordinasi yang solid, kami berharap TMMD tidak hanya meninggalkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo dan Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono selaku Komandan Satuan Tugas TMMD di wilayah masing-masing memaparkan sasaran kegiatan TMMD ke-127, baik fisik maupun nonfisik.
Sasaran fisik meliputi pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa, sedangkan sasaran nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan masyarakat, serta pembinaan kemasyarakatan lainnya.
Program TMMD ini sejalan dengan upaya percepatan pembangunan di daerah tertinggal serta mendukung terwujudnya ruang, alat, dan kondisi (RAK) juang yang tangguh sebagai bagian dari sistem pertahanan negara yang terintegrasi dengan kepentingan rakyat.






