Kebersamaan TNI, Mahasiswa, Dan Masyarakat Wujudkan Jembatan Aramco Di Waninggap Say Merauke

MERAUKE – Semangat gotong royong kembali menjadi pemandangan yang menginspirasi di Kampung Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Babinsa Koramil 1707-02/Merauke Kodim 1707/Merauke, personel Yonif TP 818/Yuboi, mahasiswa Universitas Musamus Merauke, dan masyarakat Kampung Waninggap Say bahu-membahu membangun jembatan Aramco dalam Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026, Senin (3/8/2026).

Kebersamaan lintas elemen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat. Di bawah terik matahari, setiap personel dan warga bekerja dengan penuh semangat, saling membantu tanpa mengenal lelah demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat Kampung Waninggap Say.

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., menjelaskan bahwa pembangunan empat titik jembatan Aramco di Kampung Waninggap Say merupakan bagian dari Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, pembangunan serupa juga terus berlangsung di Distrik Kurik (tiga titik), Distrik Animha (enam titik), dan dua titik di Distrik Jagebob sebagai upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Merauke.

“Melalui karya bakti ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Yang lebih penting, kebersamaan antara TNI, mahasiswa, dan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Infrastruktur yang dibangun bersama akan tumbuh menjadi kebanggaan bersama dan dijaga secara bersama pula,” ujar Dandim.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD tidak hanya membangun jembatan sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dari gotong royong inilah lahir semangat persatuan, kepedulian, dan pengabdian yang menjadi fondasi kuat dalam membangun Papua Selatan yang semakin maju dan sejahtera.(1707).

Pos terkait